Rabu, 20 Februari 2019


Nama   : Desy Vrayoughaty

AKUTANSI MANAJEMEN
sistem akuntansi yang berkaitan dengan ketentuan dan penggunaan informasi akuntansi untuk manajer atau manajemen dalam suatu organisasi dan untuk memberikan dasar kepada manajemen untuk membuat keputusan bisnis yang akan memungkinkan manajemen akan lebih siap dalam pengelolaan dan melakukan fungsi kontrol.
Perbedaan Akutansi Manajemen Dan Akutansi Keuangan :
Perbedaan dari segi :
Akutansi Manajemen
Akutansi Keuangan
Tujuan
menghasilkan laporan secara spesifik dan detail, mengidentifikasi masalah yang timbul serta menyelesaikan masalah tersebut
menghasilkan laporan keuangan yang menggambarkan kondisi dan performa perusahaan
Pengguna Laporan
digunakan untuk menyediakan informasi keuangan bagi keperluan pihak manajemen atau pihak internal perusahaan.
digunakan untuk menyajikan informasi keuangan perusahaan bagi pengguna yang berada di luar perusahaan (pihak eksternal) dan tidak digunakan untuk mengambil keputusan tentang perusahaan. Misalnya para pemegang saham, pemerintah (instansi pemerintah, dirjen pajak), kreditur, ataupun analis keuangan
Ruang Lingkup
memberikan informasi yang bertujuan untuk melaporkan hanya pada suatu bagian yang ada dalam perusahaan. Misalnya bagian pemasaran, bagian produksi, dan bagian lainnya
menyajikan informasi keuangan mengenai perusahaan secara keseluruhan, misalnya neraca, laporan laba rugi, dan yang lain
Rentang Waktu
memiliki rentang waktu yang jauh lebih fleksibel dibanding dengan akuntansi keuangan, misalnya harian atau mingguan
menghasilkan laporan keuangan yang kurang fleksibel serta hanya bisa mencakup rentang jangka waktu tertentu. Misalnya periode satu tahun, setengah tahun, atau bulanan
Tipe Informasi
akuntansi manajemen mengukur keuangan dan operasional serta pengukuran fisik proses, supplier, teknologi, kompetitor, dan juga pelanggan
Akuntansi keuangan hanya mengukur mengenai keuangan saja
Sifat Informasi
Sifat informasi pada akuntansi manajemen harus mampu membantu manajemen dalam pengambilan suatu keputusan baik keputusan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, serta pengendalian
Sifat informasi dari akuntansi keuangan membutuhkan tingkat ketepatan yang tinggi, obyektif, bisa diuji kebenarannya, serta akurat
Fokus Informasi
akuntansi manajemen cenderung berorientasi kepada masa yang akan datang
Akuntansi keuangan fokus pada informasi masa lalu dengan memberikan gambaran pertanggungjawaban manajemen perusahaan atas pengelolaan dana perusahaan

Jenis Informasi Akutansi Manajemen :
1. Akuntansi Biaya Penuh (Full Cost Accounting)
Yang menyajikan informasi berkenaan dengan total pendapatan, biaya dan aktiva, baik pada masa yang lampau maupun yang akan datang. Atau jumlah dari keseluruhan biaya langsung yang berhubungan dengan itemnya ditambah dengan bagian yang  pantas dan layak dibebankan pada item tersebut dari biaya tidak langsung.
2. Akuntansi Biaya Diferensial (Differential Accounting)
Yang menyajikan informasi berkenaan dengan taksiran pendapatan, biaya dan aktiva yang berbeda-beda apabila suatu tindakan tertentu dipilih.
3. Akuntansi Pertanggungjawaban (Responsibility Accounting)
Yang menyajikan informasi berkenaan dengan pendapatan, biaya atau aktiva yang dihubungkan dengan suatu bagian ataupun unit dalam perusahaan, yang mana masing-masing unit dipimpin seorang manajer perusahaan yang bertanggung jawab terhadap unit yang bersangkutan. Tujuan dari jenis informasi keuangan ini adalah untuk pengendalian biaya.
Perbedaan :

Biaya Penuh
Biaya Diferensial
Biaya pertanggungjawaban
Unsur Biaya
Biaya langsung + By tdk langsung
Biaya berbeda dalam kondisi yg berbeda.
Contoh: jika pengambilan keputusan berkaitan dengan pemanfaatan kapasias produksi maka biaya diferensial yg sangat penting dalam pengambilan keputusan adalah perubahan biaya dalam hubungannnya dengan perubahan volume kegiatan.

Biaya yang terjadi dalam suatu bagian dapat dikendalikan oleh manajer, maka hanya biaya-biaya terkendalikan yang harus dipertanggung jawabkan olehnya
Sumber informasi
Catatan akuntansi reguler perusahaan
Dengan merancang sistem akuntansi yang dapat memisahkan biaya menurut perilakunya dan memisahkan biaya menurut hubungan biaya dengan cost objectives sehingga memudahkan penaksiran biaya diferensial sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh pengambil keputusan.
 informasi keuangan untuk mengambil keputusan mengenai perusahaan itu sendiri atau bagiannya. lnformasi keuangan ini merupakan masukan yang penting bagi para manajer dalam mengelola perusahaan atau bagiannya. Berbeda dengan pihak luar yang memerlukan informasi keuangan guna mengambil keputusan untuk menentukan hubungan mereka dengan suatu perusahaan, para manajer memerlukan informasi keuangan sebagai dasar untuk mengambil keputusan mengenai perusahaan atau bagian yang dipimpin oleh manajer yang bersangkutan. Informasi keuangan yang dibutuhkan oleh para manajer tersebut diolah dan disajikan oleh tipe akuntansi
Perspektif waktu
Masa lalu dan masa mendatang
Masa mendatang
Dalam Jangka waktu tertentu

Tujuan Akutansi Manajemen :
1. Menyediakan informasi yang diperlukan dalam penghitungan harga pokok jasa,produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
2. Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
3. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.
Manfaat Akutansi Manajemen Bagi Perusahaan :
  • *      Membantu dalam penyusunan perencanaan yang efektif
  • *      Membantu proses pengawasan dan pengendalian
  • *      Sebagai acuan operasional
  • *      Mempermudah dalam pengambilan keputusan
  • *      Menyediakan informasi keuangan
  • *      Menyediakan alat analisa
  • *      Menyediakan informasi
  • *      Memudahkan koordinasi dalam aktifitas – aktifias
  • *      Menyediakan teknik dan sarana

Fungsi Akutansi manajemen :
  • 1.      Alat Analisa untuk Pengambilan Keputusan
  • 2.      Sistem Informasi untuk Pihak Eksternal
  • 3.      Sumber Data dan Informasi Keuangan yang Relevan
  • 4.      Sumber Informasi untuk Pertanggungjawaban Masing-masing Tingkat Manajemen
  • 5.      Mengukur dan Monitoring terhadap Kinerja Perusahaan
  • 6.      Koordinasi Berbagai Kegiatan Perusahaan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar